Arsip Kategori: DailyLive

Di Bawah Semesta

Kadang mati lampu jadi hal yang menyebalkan. Maaf. Maksudnya mati listrik. Ehh maksudnya padam listrik. Haalaahhh, terserahlah, yang penting cinta ku padamu ga pernah padam. #ApalahIniSemua ( “–)
Jadi tadi,ketika matahari sudah mulai pergi menjauh dan hampir menyembunyikan dirinya. Ketika itu saya dan Yuda, teman satu

tempat rumah. Kami lagi asik streaming nonton konser akb48,karena di situ kan jkt48 ikut tampil..OKE.KAMI EMANG NONTON, KENAPA, HAH ? GABOLEH ? #ElusElusDada #DadaAyamKFC
Lalu.. Tiba-tiba *jeger* *backsound suara petir dari kejauhan*
Listrik padam. Kami cuma bisa.. Yahhhhh.
Kemudian,ga lama hidup lagi.. Dan yeaaahhhh.
Lalu balik mati lagi.. Yaahh lagi.
Tapi itu beneran, listriknya tadi gitu. ( .___.)
Selain kami ga bisa lanjutin buat streaming, semangat mandi sore kami pun pudar. Entah kenapa kalau listrik mati semangat buat ngapa-ngapain itu menghilang. Saya cuma baring-baring ga jelas. Yuda juga genjrengin gitar ga jelas.
Yah, bisa dikatakan tema saat itu ga jelas. Sama kaya yang ngebaca tulisan ini. #DiTimpukinSatuRT #DiTimpukinDuitTapinya #DuitMonopoli Baca lebih lanjut

Menikmati Senja

Bayangkan seorang anak kecil lucu, lucu, dan lucu. Sebut namanya Mario.
Saat itu Mario kecil masih kelas 2 SD. Dia sedang bermain bersama kedua sepupunya, Eva, kelas 3 SD dan juga Adam, kelas 5 SD.
Sore hari, dan saat itu sedang musim-musimnya banjir. Memang tidak dalam, tapi banjirnya menutupi jalan dan tinggi airnya selutut orang dewasa ( Selutut orang dewas itu ukuran orang Indonesia kalau di tanyai kedalaman banjirnya ). #It’sTrueBro ( “–)Tapi itu cuma di beberapa tempat, jika jauh ke pesar sana, kedalamannya semakin tinggi. Rumah Eva dan Adam memang tepat berhadapan dan jalan di depan rumah terkena banjir. Membuat saya.. Ehhm, lebih tepatnya kami. Tertarik untuk bermain bersama. Sore itu di lewati dengan tawa bersama dimana saya dan Adam bermain air tanpa baju dan Eva lebih memilih mengambil sabun dan sikat untuk membersihkan baju kami, tapi tetap.. Sambil ikut main. ( .___.)

Ya, kami bermain sambil menikmati senja. Baca lebih lanjut

Life-ing = Game-ing

Hidup kaya gini tuh kadang asik, ada senang, lucu, rame, cape, bosan, dan semuanya campur jadi satu. Hidup yang bikin jadi mandiri dan harus bisa ngatur waktu. Semuanya serba sendiri. Ga ada yang bangunin, ga ada yang rawat kalo sakit juga. Ga ada yang nidur.. Ehh, cukup.
Saya sebagai seorang yang tiap bangun pagi langsung mikir ‘nanti makan apa ya ?’, sudah merasakan sebagai mahasiswa-yang-kuliah-di-kota-orang-dan-jauh-dari-rumah. Udah mulai tau bagaimana tantangan-tantangan di luar sana yang lebih besar, eeaaaaa *benerin kerah*.
Dulu sih masih ingat ya waktu masih awal. Mulai dari susahnya bangun sendiri, cuci baju, bersih-bersih, mikirin perut, bahkan mirin isi dompet. Semuanya harus di urus sendiri. Hebat ya otak cuma satu, tapi bisa mikir sebanyak itu. Kalo di ibaratin tuh sama kaya satu cowo punya sepuluh pacar.
Belum lagi di tambah tugas dan tugas dan tugas dan juga tugas. Sebenarnya dari kelas satu SD sampai kelas tiga SMA dulu udah bosan sama yang namanya tugas, bahkan kadang buat lanjutin nuntut ilmu bisa cape (-_-*)
Baiklah kalo begitu.. *masukin baju dalam tas* *pesan tiket pesawat* Saya akan pergi ke planet Mars, ganti nama, buat kehidupan baru dan buka usah.
Oke. Balik ke kehidupan nyata. Baca lebih lanjut

‘Hari Ini’ Yang Tertulis.

Secangkir kopi menemani ku di siang hari di saat cuaca-yang-mendukung-untuk-tidur.
Memang aneh kopi di siang hari dan membuang hasrat tidur dengan menulis.
Sepi menghampiri seisi ruangan, hanya suara dentang jam yang terus berputar tanpa henti dan deru angin sebuah kipas angin yang menemani ku. Tv kunyalakan dengan volume suara yang benar-benar sayup, bukan untuk ku tonton, tapi tv lah yang menonton ku yang sedang asik bergelut dengan laptop putih dan suara setiap keyboard yang berbunyi ketika jemari ku menyentuh dan menekannya.
Kembali ku seruput kopi yang sudah mulai dingin dan diam sejenak memperhatikan sekitar.
Ku temukan buku The Fabolous Udin terbuka rapi tepat di halaman 100-101 di sebelah bantal. Aku ingat aku membacanya tadi malam sembari menunggu laga laga alien vs predato. Tanah Spanyol Vs Tanah Jerman. Sayangnya, alien kalah telak. Hasilnya kematian – telur.
Ketika ayam sudah mulai bersuara. Aku mengistirahatkan tubuh sejenak. Memulihkan semua tenaga.
Aku terbangun. Di saat jam istirahat makan siang orang-orang pada umumnya. Entah seberapa untungnya para ayam hari ini mengambil rezeki milik ku.
Aku terbangun mendapati pegalnya punggung ini. Aroma minyak telon bayi yang ku usap di tangan dan kaki ku saat fajar tadi masih tersisa. Juga hangat.
Ku dapati kesendirian masih menerpa, hanya timeline dan recent update yang menemani ku sejenak dan kemudian aku berdoa. Aku hampir lupa.
Entah kenapa teknologi dan dunia cyber lebih cepat menarik perhatianku hari ini daripada untuk melipat tangan, dan mengucap syukur.
Hingga akhirnya aku benar-benar bangun dan mengumpulkan semua kesadaranku dengan bantuan segarnya air dar kran kamar mandi.
Ku lanjutkan mengecek timeline dan kali ini juga dengan beranda. Ku ketik nama seseorang yang memang dialah yang selalu ku pikirkan setiap harinya. Hanya ada beberapa kicauannya yang ku lihat saat itu. Aku hanya bisa diam dan membaca.
Ya, ada sebuah masalah yang membuat tiada tegur sapa untuk hari. Pesan singkat pun hanya terkirim tanpa balasan.
Kemudian seisi timeline ku penuh dengan berita alien vs predator tadi malam. Memang sulit menerima kebobolan yang begitu besarnya. Tapi aku tidak tertarik bergabung dengan mereka yang hanya bisa marah dan memaki.This is a game, dude. Saksikan dan bersoraklah. Lupakan tentang makian.
Mi goreng di dapur menarik perhatian ku.Tanpa pikir panjang ku rebus, dan ku habiskan. Lumayan, pengganjal di saat yang tepat untuk bermalas-malasan hari ini.
Kemudian aku akhiri semuanya dengan secangkir kopi.
Setelah itu ku ambil laptop putih yang diam menunggu ku menghabiskan mi goreng dari tadi dan aku pun.. Menulis tulisan ini. Sebelumnya, ku seruput kopiku perlahan, dan mengetik.

Mau tau isi tulisannya ? Baca aja lagi dari atas ya. ( “–)9

Kembali lagi. Bersama project baru.

Setelah modem sudah kembali akibat serangan dari Thor yang kemaren membuat modem menghembuskan kedipan terakhirnya, dan juga setelah tumpukan rasa malas ini berhasil di buang. Akhirnya, blog ini kembali hiduuupppppp. Yeeeee. *sebar-sebarin bunga*.
Nah untuk sekarang aku kembali dengan membawa kabar bahwa sedang dalam pembuatan suatu project. HAHAHAHA. Karena memang salah satu sasaran untuk menampilkan poject ini nanti ya di blog ini.
Ya sebenarnya ini masih rahasia sih, jadi nanti kalian tinggal tunggu jadinya aja.
Nah project ini juga aku buat sama teman satu rumah. Namanya..Hhmm ga usah lah ya, ga penting juga. Nanti aja deh namanya aku masukin pas project udah rilis.
Sebenarnya sih sudah jalan beberapa hari kemaren, ya udah di bilang hampir mau selesai. Tunggu perombakan sedikita di sana-sini deh.
Udah ah, jangan penasaran gitu, aku tau kalo aku lucu, aku tau kalian mau minta foto sama tanda tangan aku. Tapi maaf pihak manajemen ngelarang, maaf ya.
Ahhh, daripada semakin ngelantur, ayo balik ke topik.
Jadi ya untuk sekarang aku cuma membawa kabar project, dan kalian tunggu aja.
Okeeeeeee.